Gloomy Tuesday

Kadang harus dipaksa buat terlihat kuat. Padahal sudah terasa sesak..
Selasa yang sangat gloomy. Gloomy tuesday..gloomy tuesday..
Ribuan pertanyaan hinggap di kepalaku, menanti untuk dijawab satu per satu. Aku berpikir mungkin aku yang aneh..atau tidak waras.
Kita tidak berada dalam satu langit yang sama. Seperti misteri, menunggu sapa dalam ruang sepi. Tak ada kata, tak ada suara. Aku berdiri menyepi. Andai aku dapat menyihir, akan kuubah telepon genggam ini menjadi pelukmu.
Kembali aku terdiam, tersenyum dan berusaha kusembunyikan kepadamu. Berharap kamu bisa menembus ruang, melihatku. Kau terdiam, hening. Mengapa aku hanya melihat antrian kata yang berdesakan diisi kepalamu?
Alam sedang mencubitku, mengetuk pikiran akan hal yang sengaja akan kulupa. Seperti badai, memporak-porandakan sepi. Udara hadir setelah sesak yang beranak pilu. Candu..
Kuceritakan sebuah rahasia..hal terfavoritku adalah di dekatmu. Duduk disebelahmu adalah posisi terbaik sepanjang waktu. Berjalan disampingmu, itu langkah termanis hariku. Tertawa bersamamu, itu resep awet mudaku. Bersandar kepadamu, merupakan ketenangan ternyamanku.
Bersama sepi, kutulis asa di langit kamarku. Kembali terpenjara enggan, kelabu. Tersandera waktu ..kunikmati kesendirianku.

IMG_3920.JPG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *