Mendadak Naik Commuter Line #NulisKaget

Sebuah resolusi banget ketika harus naik yang namanya Commuter Line. Sudah beberapa hari ini aku naik Commuter Line akan dan bahkan menjadi kegiatan rutin harianku kedepan. Kalian harus tau betapa antusiasnya aku saat diputuskan transportasi ini yang akan menemani hari-hariku ke depannya, walau ternyata kenyataannya tak sama seperti yang dipikirkan.
Weekday nampaknya akan menjadi momok yang menakutkan, karena bisa dibilang sangat superb sekali keadaan di dalam kereta saat pagi hari. Yap, pagi hari adalah saat dimana para pencari kerja memanfaatkan transportasi darat ini menjadi transportasi utamanya. Aksesnya memang mudah, aku sendiri memanfaatkan kartu dari salah satu Bank di Indonesia. Dengan menggunakan ini, aku tak perlu repot-repot mengantri membeli tiket di loket.
Tinggal di Jakarta emang paling enak jika menggunakan kartu ini. Bukan niat promosi, tapi dari segi kemudahan yang diberikan memang sangat mempermudah penggunanya karena dapat digunakan untuk transportasi maupun berbelanja. Sejak menggunakan commuter line barulah kartu ini di top-up (sebelumnya cuma pajangan aja di dompet).
e-money
Buat teman-teman yang berminat menggunakan kartu e-money untuk naik commuter line, caranya mudah kok :

  1. Pastikan kartu berisi saldo, minimal 12 ribu rupiah
  2. Jika kamu adalah pengguna kartu e-money pertama kali untuk commuter line, kamu diharuskan melakukan aktivasi pada mesin yang berwarna merah dengan melakukan tap kartu (meempelkan kartu) hingga muncul notifikasi jumlah saldo. Jika sudah, kartu e-money sudah dapat digunakan untuk bepergian

CI6lkybUEAAUPDE3. Jika sudah, silahkan men-tap kartu pada pintu masuk stasiun dan saldo kamu akan terpotong secara otomatis sesuai dengan harga tiket commuter line.
Bagaimana, mudah bukan?! Walau sangat terbantu dengan adanya kemudahan ini, tapi aku masih berharap PT KAI tetap mau menambah armada keretanya lagi. Jika sudah bagus dari sistem, gak ada salahnya dong untuk meningkatkan lagi kualitas dan sarana bagi penumpangnya. Jadi para penumpang gak usah lagi sempit-sempitan di dalam gerbong 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *